5 Virus dan Kuman Yang Bisa Membahayakan Ibu dan Janin

5 Virus dan Kuman Yang Bisa Membahayakan Ibu dan JaninVirus dan kuman merupakan dua faktor yang sering menyebabkan gangguan kehamilan. meskipun ukurannya sangat kecil, namun jika menyerang ibu hamil dampaknya menjadi sangat besar bagi kesehatan ibu dan janin.

Kondisi ibu hamil yang sensitif terhadap virus dan kuman membuatnya sangat rentan terserang berbagai penyakit. Jangan sepelekan kondisi jika virus dan kuman sudah menginfeksi. Karena dampak paling buruk adalah resiko cacat lahir dan keguguran yang lebih besar.

Maka dari itu, anda mesti tahu apa saja jenis virus dan kuman yang bisa menyerang ibu hamil. Jika sudah mengetahui jenis virus tersebut, maka anda memiliki pengetahuan untuk mengantisipasi agar tidak sampai terinfeksi.

Proses pencegahannya bisa dari menjaga kebersihan lingkungan sampai dengan melakukan imunisasi khusus. Bagi anda yang penasaran apa saja jenis virus serta kuman yang bahaya bagi kehamilan, berikut ini beberapa ulasannya.

Berbagai Virus dan Kuman Berbahaya Bagi Kehamilan

  1. Toxoplasma

Toxoplasma sangat berbahaya bagi ibu hamil terutama ketika kandungan masih di trimester pertama. Kuman yang bisa menyebabkan kelainan saraf serta kebutaan pada janin ini bisa masuk melalui berbagai cara. Mulai dari konsumsi daging yang tidak matang, hewan peliharaan, konsumsi sayuran yang mengandung ookista parasit, hingga kurangnya kebersihan tempat tinggal.

Pastikan kebersihan dan kematangan makanan yang anda konsumsi benar-benar terjamin dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tidak terinfeksi bakteri satu ini.

  1. Rubella

Kehamilan di trimester pertama merupakan fase yang sangat rentan terserang virus Rubella. Jika virus berbahaya ini menyerang ibu hamil, maka akan berdampak pada perkembangan fisik janin. Mulai dari gangguan pendengaran, kelainan intelektual, hingga kebutaan.

Gejalanya sendiri meliputi rasa tidak nyaman di seluruh tubuh, kemerahan pada kulit, nyeri tenggorokan, hingga demam. Gejala tersebut biasanya akan dibarengi dengan pembesaran kelenjar getah bening di belakang telinga.

  1. Herpes Simpleks

Herpes Simpleks merupakan virus herpes tipe 1 dan 2. Herpes simpleks juga termasuk ke dalam virus yang menyebabkan penyakit menular seksual. Ciri khasnya adalah adanya kelainan kulit dimana terdapat lenting yang berisi cairan.

Jika herpes simpleks menyerang ibu hamil, efeknya akan menyebabkan janin gagal tumbuh, kongenital herpes, kelahiran prematur, hingga keguguran. Imunisasi serta rajin menjaga kebersihan lingkungan adalah cara tepat dalam mencegah terjangkitnya virus satu ini.

  1. Candida

Kondisi ibu hamil yang lebih sensitif membuatnya mudah terjangkit jamur candida ini. jenis jamur yang disebabkan oleh kuman ini bisa menginfeksi organ kewanitaan. Infeksi candida bisa diketahui dengan adanya gumpalan putih dan gatal di organ kewanitaan.

Jika keputihan karena jamur ini tidak segera diobati, dikhawatirkan kuman akan menyerang sampai rahim. Efeknya akan menyebabkan gangguan infeksi jamur yang bisa membuat cairan ketuban mengalami pecah dini. Resiko keguguran pun tidak bisa dihindari.

  1. Esschericia Coli

Bakteri yang juga disebut sebagai E-colli ini sebenarnya ada pada saluran pencernaan semua orang. Namun dalam kondisi tertentu bisa menyebabkan infeksi saluran pencernaan hingga kandung kemih. Infeksi bakteri e-colli ini bisa membuat ibu hamil mengalami diare, anyang-anyangan, hingga nyeri ketika buang air kecil.

Jika infeksi kuman ini tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan menyerang rahim. Efeknya janin akan sulit berkembang, tekanan darah meningkat, bayi lahir dalam berat badan rendah, hingga yang paling parah adalah bisa menyebabkan kematian pada janin.

Demikian beberapa jenis kuman serta virus yang bisa membahayakan kehamilan anda. Semoga bermanfaat menambah informasi untuk anda.…

Read More

5 Penyakit Berbahaya Ini Sering Menyerang Ibu Hamil

5 Penyakit Berbahaya Ini Sering Menyerang Ibu HamilSelama proses kehamilan, tubuh mengalami banyak perubahan. Salah satunya adalah daya tahan tubuh dan proses reaksi terhadap hal-hal tertentu yang berbeda. Hal ini membuat ibu hamil rentan terserang penyakit. Banyak sekali jenis penyakit berbahaya yang bisa menyerang ibu hamil.

Penyakit tersebut juga bisa berdampak pada janin jika tidak segera ditangani. Oleh sebab itu, anda wajib tahu apa saja penyakit-penyakit berbahaya ini agar bisa mengantisipasinya secara baik sebelum menyerang.

Penyakit-penyakit ini sebenarnya bisa saja menyerang wanita di luar kehamilan. hanya saja jika diderita oleh ibu hamil dampaknya lebih besar bagi kesehatan janin. Maka dari itu, diperlukan antisipasi dan penanganan ekstra agar tidak membahayakan keduanya.

Mencegah memang lebih baik dari mengobati. Oleh sebab itu, anda mesti tahu apa saja penyakit-penyakit berbahaya ini agar anda bisa mengantisipasinya lebih dini. Berikut ulasan selengkapnya untuk anda.

Penyakit Berbahaya Yang Sering Menyerang Ibu Hamil

  1. Anemia

Anemia disebabkan karena kekurangan Hemoglobin. Kadar sel darah merah yang dimiliki oleh ibu hamil di bawah 11 gram. Penyakit yang juga sering disebut kekurangan darah ini bisa memicu tubuh ibu hamil mudah lemas dan aliran darah ke rahim menjadi terhambat.

Efek buruknya juga bisa memicu pendarahan ketika persalinan. Aliran nutrisi untuk janinpun menjadi terhambat sehingga pertumbuhannya kurang optimal. Penyakit yang memiliki gejala wajah pucat, sering merasa pusing dan kurang nafsu makan ini, disebabkan karena kekurangan zat besi, sering muntah, hingga makan tidak teratur.

  1. Toksoplasma

Toksoplasma merupakan sejenis penyakit parasit yang biasanya ada pada hewan peliharaan seperti anjing atau kucing. Ibu hamil sangat beresiko terinfeksi bakteri satu ini. Pasalnya saat mengandung, tubuh ibu hamil sangat sensitif terutama pada bakteri.

Penyakit infeksi bakteri ini bisa menyebabkan kejang-kejang serta infeksi hingga pada janin. Gejalanya sendiri meliputi demam, penglihatan terganggu, sampai kejang-kejang. Menjaga kebersihan lingkungan dan hewan peliharaan sangat efektif untuk mencegah terjangkitnya penyakit satu ini.

  1. Preeklamsia

Preeklamsia adalah penyakit darah tinggi yang diderita ibu hamil. Penyebabnya adalah kelebihan protein di dalam urine. Tekanana darah yang tinggi akan menyebabkan pembuluh darah pada uterus membengkak. Efeknya perkembangan janin menjadi terhambat.

Selain itu untuk persalinannya sendiri juga cukup beresiko sehingga memerlukan penanganan khusus. Ibu hamil wajib memeriksakan kandungannya secara rutin, terutama mengecek kadar tekanan darahnya.

  1. Diabetes

Penyakit yang juga sering disebut kencing manis ini kebanyakan menyerang ibu hamil di usia kandungan trimester kedua. Tak jarang pula ada yang normal pasca melahirkan atau yang berkelanjutan. Penyebabnya sendiri karena pankreas tidak mampu menghasilkan insulin karena kadar gula darahnya diatas normal.

Penyakit yang bisa menyebabkan komplikasi ini mesti anda hindari. Pasalnya jika sampai tahap komplikasi, maka akan membuat perkembangan janin dan kesehatannya menjadi terganggu. Teliti asupan glukosa anda agar tidak berlebihan.

  1. Lemah jantung

Selain darah tinggi, ibu hamil juga rentan mengalami pelemahan fungsi jantung. Gejalanya sendiri meliputi sulit bernafas, jantung berdebar, dada terasa nyeri, sampai kaki bengkak. Jantung yang merupakan organ vital untuk memompa darah mesti dalam kondisi stabil agar tidak mempengaruhi kesehatan anda dan janin.

Penyebabnya sendiri bisa berasal dari stress sampai kekurangan asupan nutrisi. Rutin chek-up ke dokter kandungan sangat efektif untuk mencegah penyakit satu ini.

Demikianlah berbagai macam penyakit yang kerap menyerang ibu hamil sehingga anda mesti mewaspadainya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk rutin periksa ke dokter kandungan.…

Read More

5 Manfaat Minum Susu Bagi Ibu Hamil

5 Manfaat Minum Susu Bagi Ibu HamilMinum susu merupakan salah satu hal wajib yang mesti dilakukan ibu hamil. Susu memiliki banyak nutrisi yang baik bagi kesehatan ibu hamil. Di dalamnya anda bisa mendapatkan zat besi, protein, kalsium, berbagai jenis antioksidan, hingga aneka mineral alami.

Banyak ibu hamil yang enggan minum susu karena merasa tidak lezat rasanya. Bahkan ada yang merasa sudah cukup mengonsumsi aneka jenis sayuran dan makanan sehat lainnya sehingga berpikiran bahwa minum susu sudah tidak perlu lagi.

Padahal jika dicermati lebih dalam lagi, susu memiliki banyak zat lain yang tidak ada di dalam makanan. Selain itu, dari segi keseimbangan asupan nutrisi yang mesti dicukupi, susu menjadi salah satu bahan makanan yang wajib ada di dalam daftarnya.

Minum susu memberikan segudang manfaat terutama bagi perkembangan janin. Bagi yang masih enggan minum susu selama kehamilan, cobalah cermati berbagai macam manfaat yang terkandungnya berikut ini.

Manfaat Minum Susu Bagi Ibu Hamil

  1. Membantu memperbaiki kondisi ketuban

Susu mengandung zat besi, protein, lemak baik, hingga berbagai macam kandungan nutrisi lainnya. hal ini sangat bermanfaat untuk perbaikan kualitas air ketuban. Air ketuban pun tidak mudah keruh karena ibu hamil rajin minum susu. Air ketuban sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan janin anda.

Jika kondisinya baik maka suplai nutrisi yang diterima janin pun akan lebih optimal dan perkembangannya lebih maksimal.

  1. Memperbaiki plasenta

Plasenta merupakan sebuah jalan makanan yang menghubungkan antara ibu hamil dan janin. Sama seperti ketuban, plasenta juga mesti dalam kondisi baik. maka dari itu asupan protein yang ada di dalam susu sangat bermanfaat untuk memperbaiki jaringan plasenta.

Jika plasenta kuat dan bebas gangguan, tentu saja aliran nutrisi, darah, hingga berbagai zat baik lainnya mampu diterima secara optimal oleh janin.

  1. Memperbaiki sistem kekebalan tubuh

Ibu hamil membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi hingga 80 gram setiap harinya. selain bergantung pada makanan, protein juga bisa anda dapatkan pada susu.

Mengonsumsi susu yang kaya protein sangat efektif untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. sistem imunitas yang baik membuat ibu hamil tidak rentan terhadap infeksi dan berbagai macam gangguan lainnya yang disebabkan oleh virus, kuman, dan berbagai penyakit lainnya.

  1. Memaksimalkan pembentukan tulang dan gigi janin

Susu mengandung kalsium dalam jumlah besar. manfaat nutrisi satu ini sangat baik bagi proses pembentukan tulang dan gigi janin. Selain bagi janin, kalsium pada susu juga baik untuk mencegah risiko kerapuhan tulang yang dialami ibu hamil.

Maksimalkan proses pertumbuhan janin dalam kandungan dengan rutin minum susu, terutama susu untuk ibu hamil yang mengandung banyak kalsium.

  1. Memperlancar ASI

Kalsium, zat besi, protein, vitamin D yang ada pada susu juga efektif untuk memaksimalkan produksi ASI. Konsumsi susu setiap hari agar produksi ASI tidak terhambat.

Pasca melahirkan pun anda bisa menyusui dengan lebih mudah. produksi ASI yang maksimal tentu akan membuat anda lebih lega dalam menyusui. Bayi pun tidak terancam kekurangan nutrisi karena suplai ASI yang didapatkannya lebih lancar.

Nah itu dia berbagai macam manfaat minum susu bagi ibu hamil yang mesti anda ketahui. Dari manfaatnya yang besar tentu saja anda mesti lebih bersemangat minum susu khusus ibu hamil agar asupan nutrisi terjaga.…

Read More

5 Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan Kehamilan

5 Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan KehamilanMeskipun bentuknya sangat kecil, ternyata banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dari daun kelor. Daun dengan ukuran mini ini juga disebut sebagai Moringa. Banyak yang menganggap daun berukuran kecil ini hanya sebatas sebagai penghias rumah atau pekarangan saja.

Namun akhir-akhir ini banyak yang memanfaatkannya sebagai media untuk menangkal sihir serta berbagai macam pengobatan lainnya. Hal ini bukannya tanpa alasan karena di dalam daun kelor ini nutrisi yang sangat melimpah jenis dan jumlahnya.

Nutrisi tersebut sangat baik untuk menjaga kesehatan kehamilan. bagi ibu hamil yang ingin memiliki tubuh sehat dan bugar serta janin yang tumbuh secara optimal, daun kelor bisa menjadi salah satu alternatif makanan sehat anda. biasanya daun berukuran kecil ini diolah menjadi sayur kuah bening atau sebagai lalapan.

Kandungan vitamin C, A, kalium, hingga serat di dalamnya bisa menjadi asupan berharga bagi kesehatan janin. Berikut ulasan selengkapnya untuk berbagai manfaat daun kelor bagi kehamilan.

Manfaat Daun Kelor Bagi Kehamilan

  1. Memaksimalkan perkembangan janin

Meskipun ukuran daunnya kecil, daun kelor memiliki nutrisi yang sangat melimpah. di dalamnya, anda bisa menjumpai kalsium, kalium, vitamin A,C hingga E. Nutrisi yang ada di dalam daun kelor ini sangat efektif untuk memaksimalkan asupan nutrisi yang didapatkan oleh janin.

Perkembangannya pun menjadi lebih optimal. Dengan demikian, risiko cacat lahir dan berbagai macam gangguan kesehatan lainnya pun bisa dicegah.

  1. Menurunkan resiko peradangan

Peradangan merupakan gangguan yang kerap terjadi selama kehamilan. kurangnya daya tahan tubuh terhadap virus dan penyakit membuat potensi peradangan menjadi lebih tinggi. Daun kelor mampu menekan enzim dalam tubuh sehingga proses inflamasi bisa diminimalisir.

Berbagai macam penyakit akibat peradangan pun bisa diturunkan resikonya. Anda bisa mengonsumsi daun kelor dengan cara direbus airnya atau dimasak menjadi sayur bening.

  1. Menurunkan resiko diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang sangat rentan dialami oleh ibu hamil. Daun kelor bekerja sebagai pengurang kadar lipid serta gula darah dalam tubuh. gula darah pun menjadi lebih stabil kadarnya sehingga ibu hamil tidak perlu khawatir akan penyakit berbahaya ini.

Kerusakan metabolisme dan sel yang disebabkan oleh diabetes pun menjadi cepat pulih. Konsumsi daun kelor secara teratur untuk meminimalisir resiko komplikasi diabetes.

  1. Menjaga kesehatan otak dan sistem saraf janin

Kandungan vitamin C dan E di dalam daun yang juga kerap disebut sebagai Moringa ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak dan sistem saraf janin. Bagi ibu hamil pun nutrisi tersebut memberikan efek yang sama. Khusus bagi ibu hamil, kedua nutrisi tersebut efektif mencegah penurunan fungsi saraf dan otak.

Efeknya akan membat kondisi hati dan mood lebih stabil. Bahaya baby blues setelah melahirkan pun bisa dicegah dengan sistem otak yang stabil.

  1. Melawan infeksi

Daun kelor mengandung zat antioksidan yang tinggi. Kandungan antioksidannya sangat efektif untuk melawan berbagai macam infeksi dalam tubuh. mulai dari infeksi virus atau kuman. Infeksi bisa menyebabkan berbagai masalah.

Yang paling berbahaya adalah bisa membuat janin gagal tumbuh di dalam rahim dan berakibat keguguran. Oleh sebab itu diperlukan sistem imun yang baik. dan antioksidan pada daun kelor sangat efektif untuk melawan infeksi.

Demikian berbagai macam manfaat daun kelor bagi kesehatan kehamilan. Semoga bermanfaat menambah informasi untuk anda.…

Read More